|
Posting by Hadi
|
|
Sunday, 02 July 2006 |
INNA LILLAHI WA INNA ILAIH ROJIUN
Satu lagi Tokoh Pramuka meninggalkan kita semua, Almarhum Kak Sundoro Syamsuri meninggal dunia dalam usia 78 tahun. Beliau dilahirkan di Magelang, 17 Juni 1928. Jabatan terakhir yang pernah dijabat Almarhum di TNI AL sebagai Wakil Komandan SESKOAL dan di Pramuka Jabatan terakhir sebagai Ketua Harian Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. |
|
Read more...
|
|
|
Posting by Administrator
|
|
Thursday, 08 June 2006 |
Pimpinan dan seluruh crew scout.or.id Turut Berduka Cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya Kak Mujiono, Andalan Cabang Pramuka Bantul (DKC 88-91). Semoga arwah almarhum diterima disisi Allah SWT dan yang ditinggalkan diberikan ketabahan tawakal dan iman. Amin Menurut rencana jenazah akan dimakamkan Hari ini, 08 Juni 2006 Pukul 14.00 Wib di pemakaman umum Kabupaten Bantul.
|
|
|
Posting by Rahman
|
|
Wednesday, 22 February 2006 |
"Pramuka-Pramuka yang kucinta :
Jika kamu pernah melihat sandiwara "Peter Pan", maka kamu akan ingat, mengapa pemimpin bajak laut selalu membuat pesan-pesannya sebelum ia meninggal, karena ia takut, kalau-kalau ia tak akan sempat lagi mengeluarkan isi hatinya, jika saat ia menutup matanya telah tiba.
Demikianlah halnya dengan diriku. Meskipun waktu ini aku belum akan meninggal, namun saat itu akan tiba bagiku juga. Oleh karena itu aku ingin menyampaikan kepadamu sekedar kata perpisahan untuk minta diri …………..
Ingatlah, bahwa ini adalah pesanku yang terakhir bagimu. Oleh karena itu renungkanlah !
|
|
Read more...
|
|
|
Posting by Irwan Riduan
|
|
Wednesday, 11 January 2006 |
Sekretaris Jendral Organisasi Kepramukaan Dunia (World Organization the Scout of Movement) WOSM Genewa, DR Eduardo Missono berkunjung ke Indonesia dari tanggal 5 Januari hingga 10 Januari 2006 dengan agenda utama adalah mengunjungi Nangroe Aceh Darussalam (NAD) tempat dilangsungkannya kegiatan Community Development Camp) COMDECA 2005 “Bangun Aceh Kembali” yang lalu. |
|
Read more...
|
|
|
Posting by Rahman
|
|
Friday, 21 October 2005 |
 Dilahirkan di nDalem Pakuningratan kampung Sompilan Ngasem pada hari Sabtu Paing tanggal 12 April 1912 atau menurut tarikh Jawa Islam pada tanggal Rabingulakir tahun Jimakir 1842 dengan nama Dorodjatun. Ayahnya adalah Gusti Pangeran Haryo Puruboyo, yang kemudian hari ketika Dorodjatun berusia 3 tahun Beliau diangkat menjadi putera mahkota (calon raja) dengan gelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom Hamengku Negara Sudibya Raja Putera Narendra ing Mataram. Sedangkan ibunya bernama Raden Ajeng Kustilah, puteri Pangeran Mangkubumi yang kemudian bergelar Raden Ayu Adipati Anom. |
|
Read more...
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>
|
| Results 11 - 20 of 22 |