| Peran Strategis Gerakan Pramuka Sebagai Mitra Dinas Kesehatan |
|
|
| Posting by Administrator | |
| Monday, 10 September 2007 | |
|
Depok, Pelita Kegiatan yang dibuka oleh Wakil Walikota Depok, Drs Yuyun Wirasaputra, MM. Dihadiri juga Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Drs Mien Hartati serta Kepala Bidang di lingkungan Dinkes, unsur Dinas Pendidikan, serta Pengurus Kwarcab Kota Depok. Wakil Walikota dalam kesempatan tersebut mengatakan, bahwa pembinaan generasi muda yang paling mudah dan ideal adalah melalui gerakan Pramuka. Melalui kegiatan Diklatsar Saka Bakti Husada ini diharapkan bisa melahirkan kader-kader Pramuka yang memiliki pengetahuan, ketrampilan dan pengalaman di bidang kesehatan. Serta mampu menyebarluaskan informasi kesehatan kepada masyarakat, khususnya mengenai kesehatan lingkungan, keluarga, penanggulangan berbagai penyakit, serta manfaat dan bahaya obat, sehingga bisa menjadi mitra Dinas Kesehatan dalam berbagai program kegiatanya. Senada dengan Wakil Walikota, Sugiarta Djalimun, S.Sos selaku Ketua Panitia Diklatsar Saka Bakti Husada I, Kwarcab Kota Depok 2007 menegaskan, anggota pramuka termasuk masyarakat khusus yang dilibatkan dalam berbagai kegiatan di lingkungan Dinas Kesehatan. Sugiarta yang lebih akrab dipanggil Kak Ugi, menguraikan bahwa pembinaan Saka Bakti Husada di Kota Depok pernah dilaksanakan sebelumnya, namun karena berbagai kebijakan ditingkat Pemerintah Kota, keberadaannya sempat stagnan. Kak Ugi sangat berharap melalui Diklatsar Saka Bakti Husada ini harus ada tindak lanjutnya di Kwartir masing-masing. Petugas Promkes dari Puskesmas yang saat ini ikut sebagai peserta diharapkan proaktif sebagai instruktur dalam pembinaan Saka Bahkti Husada di wilayah Puskesmasnya. Sebagai bahan evaluasi ke depan perlu juga diadakan lomba yang berkaitan dengan Saka Bakti Husada, lanjut Kak Ugi. Dengan demikian adanya program Kelurahan Siaga di Kota Depok diharapkan bisa berjalan secara maksimal, kerjasama antara Puskesmas dan Kwartir Ranting di wilayah masing-masing merupakan bentuk tindak lanjut kegiatan Saka Bakti Husada yang cukup efektif. Saka Bakti Husada merupakan wadah pengembangan pengetahuan, pembinaan ketrapilan, penambahan pengalaman dan pemberian kesempatan untuk membaktikap dirinya kepada masyarakat dalam bidang kesehatan. Secara Nasional Saka Bakti Husada diresmikan pada tanggal 17 Juli 1985, kemudian dicanangkan oleh Menteri Kesehatan RI pada tanggal 12 November 1985 pada Hari Kesehatan Nasional di Magelang. Saka Bakti Husada meliputi 5 (lima) krida, yaitu: Krida Bina Lingkungan Sehat, Krida Bina Keluarga Sehat, Krida Bina Penanggulangan Penyakit, Krida Bina Gizi dan Krida Bina Obat. (ck-60) |


Harian Pelita, Sabtu, 8 September 2007



