Wali Kota Makati Ketua Komite Pandu Asia-Pasifik Print E-mail
Posting by Administrator   
Sunday, 21 October 2007

oleh: Berthold Sinaulan  Sabtu, 20-10-2007 19:02:05

Jejomar C Binay, Wali Kota Makati City yang berada di dalam wilayah Metro Manila, Filipina, terpilih sebagai Ketua Komite Kepanduan Asia-Pasifik masa bakti 2007-2009. Mendampingi Binay, terpilih dua wakil ketua, Muhammad Khalid (India) dan Tan Chee Kiong (Singapura). Demikian diumumkan pada acara Konferensi Kepanduan Asia-Pasifik di Tokyo, Jepang, Sabtu (20/10) pagi.

Foto-foto dapat dilihat di Galery situs ini dan di www.flickr.com/photos/radioscouting

Binay sebelumnya pernah pula menjadi anggota Komite Kepanduan Asia-Pasifik. Namun sesuai peraturan, sesudah dua masa bakti (periode) menjabat, anggota komite tidak dapat terpilih lagi. Baru setelah diganti, pada periode berikutnya, yang bersangkutan dapat mencalonkan diri kembali.

Dalam konferensi di Jepang kali ini, Binay merupakan salah satu pilihan dari delegasi Gerakan Pramuka, yang memberikan suaranya secara penuh kepada tokoh pandu Filipina itu. Selain kepada Binay, Indonesia juga mendukung tokoh-tokoh pandu sesama negara Asia Tenggara, seperti Dr Mukhyuddin Sarwani dari Malaysia dan Prakob dari Thailand. Keduanya juga terpilih menjadi anggota Komite Kepanduan Asia-Pasifik.

Pada konferensi kali ini, Gerakan Pramuka memang tidak mencalonkan anggotanya untuk menjadi anggota Komite Kepanduan Asia-Pasifik. Walaupun demikian, kiprah Gerakan Pramuka di tingkat Asia-Pasifik tetap diakui oleh semua anggota kepanduan di kawasan Asia-Pasifik.

Indonesia mendapat pujian telah berhasil membantu korban bencana alam gempa bumi dan tsunami di Aceh dan Nias. Program Community Development Camp (Comdeca) yang diselenggarakan para pramuka Indonesia selama sebulan penuh dari 14 Agustus sampai 14 September 2005, mendapat apresiasi tinggi dari para pandu Asia-Pasifik.

Sebelumnya, Gerakan Pramuka juga dipuji karena merupakan salah satu kelompok pertama yang datang ke daerah paling parah terkena tsunami di Aceh. Bersama dengan kelompok lain, para anggota Gerakan Pramuka membantu korban bencana alam itu.

Di luar itu, program kegiatan kepramukaan bagi anak jalanan lewat proyek yang diberi nama Ticket to Life, juga mendapat sambutan hangat para peserta konferensi. Gerakan Pramuka merupakan satu dari sejumlah organisasi kepanduan di Asia-Pasifik yang membantu anak-anak jalanan mendapat kesempatan hidup yang lebih baik.

Melalui proyek Ticket to Life, anak-anak jalanan diajak berlatih kepramukaan. Anak-anak jalanan itu diajarkan berbagai hal melalui permainan-permainan yang menarik. Misalnya, bagaimana cara hidup sehat, bertutur kata yang tidak kasar, dan bersahabat serta berkenalan dengan kegiatan-kegiatan positif yang berguna bagi masa depan mereka.

Last Updated ( Monday, 22 October 2007 )
 
< Prev   Next >
 
Member Online
No Users Online
 
 Top
WOSM
Asia-Pacific Region
Pramuka
HIPPRADA
Scout Fellowship