PRESIDEN RI: ROVER PEACE BATON MENUMBUHKAN SEMANGAT PERSATUAN DAN KESATUAN Print E-mail
Posting by Hadi   
Wednesday, 20 December 2006

ImageJakarta (15/12), Organisasi Kepramukaan di kawasan Asia-Pasifik menyambut peringatan 50 tahun Gerakan Kepanduan Dunia kawasan Asia-Pasifik telah menyelenggarakan berbagai jenis kegiatan   diseluruh Negara anggotanya. Salah satu kegiatan yang kita ikuti bersama adalah “Rover Peace Baton” atau Tongkat Perdamaian Pramuka Penegak dan Pandega yang secara estafet mengelilingi Negara anggotanya. Saya menyambut baik dan gembira atas perjalanan tongkat perdamaian ini. Kegiatan ini saya pandang memiliki nilai sangat penting untuk menumbuhkan jiwa serta semangat persatuan dan kesatuan. Di samping itu juga menebarkan salam perdamaian di kalangan generasi muda dari berbagai Negara di kawasan Asia-Pasifik.

ImagePernyataan tersebut disampaikan oleh Presiden RI selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka (Ka Mabinas), DR. Susilo Bambang Yudhoyono saat menerima Rover Peace Baton “Tongkat Perdamain Pramuka Penegak dan Pandega dan penandatangan deklarasi Pramuka Cinta Damai di Skadron 17, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu, 16 Desember 2006.

Perjalanan Tongkat Perdamaian di Kawasan Asia-Pasifik ujar Presiden, Insya-Allah telah  sama-sama memberikan inspirasi semangat perdamaian di negara-negara yang dilaluinya. Tongkat perdamaian telah kita terima dari Papua New Guinea di perbatasan antar Negara, Wutung tepat pada tanggal 1 Desember 2006 yang lalu. Tanggal 1 Desember adalah hari perdamaian bagi tanah Papua, Perjalanan tongkat perdamaian melalui negara kita  yang sangat diyakini tentu saja merupakan kepercayaan kepada bangsa kita untuk bersama-sama dengan bangsa lain menebarkan semangat perdamaian.  

ImageLebih lanjut Presiden mengatakan, bahwa dari perbatasan Papua New Guinea, tongkat perdamaian disambut baik oleh para anggota Pramuka dan Kepala Daerah diseluruh tanah air, mulai Jayapura di Papua dan berlanjut ke Manokwari, Irian Jaya Barat hingga tiba di Makasar, Sulawesi Selatan. Perjalanan tongkat perdamaian itu, kita terima pula pada hari ini di Jakarta untuk selanjutnya kita serahkan ke Singapura melalui Kepulauan Riau. “Saya bersyukur melalui deklarasi cinta damai Gerakan Pramuka, Gerakan Pramuka dapat menebarkan salam perdamaian, mendukung tetap tegaknya Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari Sabang sampai Merauke serta membangun kehidupan berbangsa dan bernegara yang adil, makmur dan sejahtera melalui untaian tali persaudaraan”. 

Presiden mengingatkan agar seluruh jajaran Gerakan Pramuka dapat menindaklanjuti Revitalisasi Gerakan Pramuka yang telah kita canangkan bersama pada tanggal 14 Agustus 2006 yang lalu. Melalui Revitalisasi Gerakan Pramuka, saya berharap Gerakan Pramuka dapat menjadi wadah pembinaan bagi generasi muda yang kita cita-citakan bersama. Generasi muda yang cerdas, terampil, memiliki budi pekerti luhur, berahlak mulia dan mampu menjadi kader pembaharuan pembangunan bangsa.  

ImageAcara penerimaan Rover Peace Baton dihadiri pula oleh beberapa Menteri Kabinet Gotong Royong, diantaranya Menko Kesra RI, Mendiknas, Mandagri, Menteri  Negara Pemberdayaan Perempuan, Mensesneg dan lain sebagainya, Presiden menyampaikan beberapa pesan dalam rangka menyambut semangat perayaan 50 tahun gerakan kepanduan wilayah Asia-Pasifik serta menyambut peringatan 100 tahun kepanduan dunia pada tahun 2007 yang akan datang, untuk  seluruh jajaran Gerakan Pramuka, yaitu 

Pertama; kibarkan Panji Gerakan Pramuka dan Panji Kepanduan Dunia dalam semangat persatuan,  kesatuan dan persaudaraan yang penuh cinta damai. Dengan semangat persatuan, kesatuan dan persaudaraan penuh cinta damai, kita dapat menciptakan perdamaian tidak hanya di bumi nusantara tetapi juga di belahan dunia lainnya. 

Kedua, teruskan upaya pengamalan Pancasila, Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat bahkan dengan komunitas bangsa lain di dunia internasional.

Ketiga,Terapkan Prinsip Dasar Pramuka dan Metode Kepramukaan dengan arif dan bijaksana. Moto Gerakan Pramuka yang berbunyi “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan” harus menjadi pendorong bagi seluruh anggota Gerakan Pramuka untuk menjadi kader-kader terbaik bangsa, kader-kader yang dapat mendarma baktikan pikiran dan tenaganya bagi bangsa dan Negara.

Sumber : Humas Kwarnas (15/12/06)
Last Updated ( Friday, 22 December 2006 )
 
< Prev   Next >
 
Member Online
No Users Online
 
 Top
WOSM
Asia-Pacific Region
Pramuka
HIPPRADA
Scout Fellowship