Presiden Buka Raimuna Nasional 2008 Print E-mail
Posting by Irwan Riduan   
Wednesday, 02 July 2008

Image
Presiden menyematkan tanda peserta

Jakarta (28/6), Diawali dengan sambutan berupa tarian Raimuna dari Papua yang mengiringi perjalanan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Ketua Kwartir Nasional Azrul Azwar, serta Wakil Gubernur DKI Jakarta Priyanto, yang menuju tempat upacara pembukaan, kegiatan Raimuna Nasional (Rainas) IX akhirnya secara resmi dibuka di Bumi Perkemahan Pramuka Wiladatika, Cibubur, Jumat (27/6) petang.

Rainas yang diselenggarakan rutin lima tahun sekali ini, merupakan kegiatan semacam jambore, tetapi diperuntukkan bagi Pramuka Penegak (16-20 tahun) dan Pandega (21-25 tahun). Kegiatan dalam bentuk perkemahan sepekan atau lebih itu, terdiri dari berbagai aktivitas yang bersifat kreatif, produktif, edukatif, inovatif, tetapi juga rekreatif.

Sekitar 13.000 peserta dari 33 provinsi di seluruh Indonesia ikut dalam perkemahan yang digelar dari 27 Juni sampai 7 Juli 2008. Rainas kali ini bertema "Membangun kebersamaan dan semangat kebangsaan untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia".


Dalam amanatnya, Presiden yang juga merupakan Ketua Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka dan Pramuka Utama itu mengatakan antara lain, "Pramuka Penegak dan Pandega yang datang dari seluruh Tanah Air yang berdiri tegak di lapangan ini adalah contoh bahwa mereka datang untuk bersatu dalam tekad dan cita-cita membangun bangsa. Ini adalah contoh konkret dari semangat kita untuk membangun kebersamaan dan meningkatkan semangat dan rasa kebangsaan kita."

Presiden juga berpesan kepada para peserta sebagai generasi muda untuk terus berkarya, berkreasi dan berprestasi. "Saya yakin kalian mampu untuk berkarya, berkreasi dan berprestasi," ujar Kepala Negara sambil menambahkan dan mengajak para peserta untuk menjauhi dan melawan godaan-godaan yang merusak, narkoba pergaulan bebas, kekerasan, perilaku merusak dan anarkis.


Presiden yang mengenakan baret cokelat khas pramuka juga mengharapkan agar para pramuka terus mencintai dan menyelamatkan lingkungan, bumi dan tanah air kita. "Aktiflah Gerakan Pramuka dalam menanam dan merawat pohon, dalam menyelamatkan lingkungan kita, dalam penghijauan. Khusus untuk Raimuna Nasional IX-2008 ini, saya minta semua menjaga kebersihan dan memelihara sanitasi agar semua kegiatan bisa dilaksanakan dengan baik dengan kesehatan yang prima. Marilah kita jaga kehormatan dan nama baik Pramuka bersama-sama," kata Presiden lagi.

Sebelum upacara pembukaan resmi, telah dilaksanakan upacara adat ambalan Bhinneka Tunggal Ika yang dipimpin oleh Ketua Dewan Kerja Penegak dan Pandega tingkat Nasional, Rio Ashadi. Dalam acara itu, Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Azrul Azwar, bertindak selaku pembina upacara.


Tradisi inilah yang terus dilaksanakan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dalam memulai kegiatan besar. Upacara adat ambalannya merupakan kesepakatan bersama untuk mencapai tujuan.  (Humas KN)

Last Updated ( Friday, 04 July 2008 )
 
< Prev   Next >
 
Member Online
No Users Online
 
 Top
WOSM
Asia-Pacific Region
Pramuka
HIPPRADA
Scout Fellowship