PRAMUKA ADAKAN TOT PENGELOLAAN SAMPAH TERPADU DI ACEH UTARA Print E-mail
Posting by Administrator   
Tuesday, 13 March 2007

ImageJakarta (13/3), Satgas Pramuka Peduli Kwarnas Gerakan Pramuka bekerjasama dengan ExxonMobil menyelenggarakan Training of Trainers (TOT) pengelolaan sampah terpadu bagi Gugusdepan yang berpangkalan di sekolah sejak awal bulan Maret 2007 yang lalu bertempat di SMK.1 Lhoksukon. Para pesertanya adalah para Pembina Pramuka dan Pramuka Penegak utusan dari berbagai SMA Aceh Utara dan tokoh pemuda dari lingkungan SMK Negeri 1 Lhoksukon.

Instruktur TOT khusus di datangkan dari Jakarta, mereka adalah Pembantu Andalan Nasional Gerakan Pramuka yang juga pemerhati lingkungan, yaitu Kak Nuning Wirjoadmodjo dan Kak M. Yusri Nasution. Sedang Materi pelatihan meliputi Tanaman Obat Tradisional, Minuman Tradisional, Pembuatan pupuk EM, Pembuatan pupuk kompos, dan Daur ulang kertas.

Melihat dari kebutuhan saat ini, Aceh Utara belum termasuk rawan terhadap problema sampah seperti yang terjadi di kota-kota besar Indonesia. Daerah ini masih memiliki hamparan bumi yang hijau dan luas, serta lingkungannya yang bersih, walaupun di tempat pemukiman atau di pasar, sehingga program Pengelolaan Sampah terpadu ini sengaja dirancang untuk pencegahan atau tindakan preventive penanggulangan sampah yang sifatnya pembinaan untuk mempersiapkan kader-kader pemerhati lingkungan sejak dini. Merekalah yang diharapkan nantinya dapat mengenalkan dan membudayakan hidup selalu sehat, lingkungan selalu bersih kepada anak-anak sekolah dan anak-anak remaja dilingkungannya, sebelum terlanjur sampah menguasai kota seperti kota Jakarta.

Wakil Ketua Kwarnas/Ka Satgas Pramuka Peduli, Kak Parni Hadi mengatakan bahwa budaya hidup sehat dengan lingkungan bersih sebaiknya dilakukan sejak dini kepada remaja, termasuk di Aceh Utara. Perilaku membiasakan membuang sampah pada tempatnya, meminimalkan penggunaan media plastic, baik untuk bungkus ataupun ketika berbelanja, mengenalkan media minuman sehat dan tanaman obat, sangat bermanfaat membina karakter anak bangsa, sehingga terlahir putera-putera bangsa yang sehat dan kuat untuk menjaga kelestarian bumi nusantara ini, ujar Kak Parni Hadi.

Dari TOT ini diharapkan peserta terus dapat mengembangkan pengetahuan dan menelorkan anak-anak muda potensial pemerhati lingkungan baik di sekolah dimana mereka mengabdi maupun di lingkungan tempat tinggalnya. Antusiasme masyarakat cukup tinggi, sehingga atas inisiatif Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Aceh Utara telah terbentuk sebuah organisasi pemerhati lingkungan yang diketuai oleh Kak Ramlan Ismail.

TOT akan ditutup dan sekaligus peresmian kelompok kerja serta sangga kerja pada tanggal 18 Maret 2007 oleh Waka Kwarnas bidang Abdimas dan Humas, Parni Hadi, bersama Bupati Aceh Utara, Tgk Ilyas A. Hamid yang baru saja dilantik pada tanggal 5 Maret 2007.

Sumber : Siaran Pers No. 19/HK-III/2007

 
< Prev   Next >
 
Member Online
No Users Online
 
 Top
WOSM
Asia-Pacific Region
Pramuka
HIPPRADA
Scout Fellowship