| POSKO PRAMUKA MELAYANI EVAKUASI KORBAN BANJIR |
|
|
| Posting by Rahman | |
| Tuesday, 06 February 2007 | |
|
Satgas Pramuka Peduli yang didukung anggota Pramuka Penegak dan Pandega terus melakukan evakuasi. Dengan menggunakan perahu karet ukuran besar serta di damping dengan perahu kano (ukuran kecil) untuk evakuasi dilorong-lorong kecil berhasil menyelamatkan beberapa keluarga yang masih berada dirumah dan terjebak arus deras. Suasana malam yang mencekam, tim evakuasi dengan langkah hati-hati mengambil satu persatu anggota keluarga, yaitu balita, anak-anak dan ibu-ibu yang kondisinya cukup memprihatinkan. Sistem estafet inilah yang diterapkan Pramuka melakukan evakuasi, sehingga korban banjir pada lorong yang sempitpun dapat dievakuasi. Terima kasih kak, terima kasih Pramuka, demikian suara-suara tulus yang keluar dari mulut anggota keluarga yang baru saja dapat diselamatkan. Hingga pukul 21.30 WIB setelah melakukan penyisiran terakhir, Satgas Pramuka Peduli menghentikan kegiatannyaSebenarnya masih banyak warga di Kelurahan Bukit Duri, Kampung Melayu, Jakarta Selatan yang bertahan di rumah-rumahnya tanpa memperhitungkan keselamatan. Alasan mereka sederhana, yaitu untuk menjaga barang miliknya agar tidak dijarah maling. Posko Satgas Pramuka Peduli yang didirikan di Jl, Dewi Sartika, Cililitan nomor 85 terus memonitor permintaan bantuan. Posko yang juga dilengkapi dengan pesawat komunikasi berupa RIG ini selalu mendata daerah-daerah yang memerlukan bantuan. Sampai saat ini, semua permintaan dari warga dan atau dari posko-posko kecil sampai saat ini dapat ditanggulangi. Kegiatan dapur umum yang diadakan Satgas Pramuka Peduli terus ditingkatkan, apalagi warga korban banjir mengetahui bahwa Pramuka mendirikan dapur umum, intensitas warga yang datang semakin meningkat. Namun demikian, Dapur Umum Pramuka Peduli tetap menyiapkan dan menprioritaskan paket nasi bungkus untuk diantar kepada warga yang memang kesulitan datang atau yang tinggal ditempat-tempat pengungsian. Senin sore kemarin, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Prof. Dr. Azrul Azwar MPH yang baru saja melantik Gugusdepan yang berpangkalan di KBRI Singapura meninjau Posko Satgas Pramuka Peduli. Kepada petugas dan adik-adik Pramuka, Kak Azrul menyampaikan bahwa dalam melakukan tugas hendaknya hati-hati dan penuh dengan perhitungan. “Tugas yang adik-adik lakukan ini tentu sangat bermanfaat bagi umat terutama bagi warga korban banjir dan tentunya tugas ini sebagai perwujudan sikap laku Pramuka dalam mengamalkan Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka” ujar Kak Azrul. Sumber : SIARAN PERS KWARNAS No. 08/HK-II/2007 |
| < Prev | Next > |
|---|


Jakarta (6/2), Sejak Senin pagi hingga malam, tim evakuasi Pramuka Peduli terus melakukan kegiatan evakuasi di berbagai tempat. Wilayah Kalibata – Cililitan yang telah dinyatakan aman dan tidak ada yang perlu dievakuasi lagi, Senin siang bergerak ke kelurahan Bukit Duri, Kampung Melayu yang ternyata masih banyak masyarakat yang belum terangkut akibat lokasinya cukup berat dan arusnya cukup deras.
Terima kasih kak, terima kasih Pramuka, demikian suara-suara tulus yang keluar dari mulut anggota keluarga yang baru saja dapat diselamatkan. Hingga pukul 21.30 WIB setelah melakukan penyisiran terakhir, Satgas Pramuka Peduli menghentikan kegiatannya



