| Persiapkan Kader Pemimpin |
|
|
| Posting by Administrator | |
| Tuesday, 15 April 2008 | |
Persiapkan Kader PemimpinHarian Pelita, Selasa, 15 April 2008 Jakarta, Pelita "Kita saat ini tengah mengalami krisis kepemimpinan. Untuk itulah Gerakan Pramuka menjadi sangat penting keberadaannya dalam menggodok calon pemimpin di masa mendatang," kata Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menegpora) Adhyaksa Dault, di hadapan peserta Latihan Pengembangan Kepemimpinan (LPK) Tingkat Nasional, yang diadakan Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka. di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur. Jakarta, Senin (14/4). Dalam kesempatan tersebut. Adhyaksa bertanya kepada sejumlah peserta mengenai apa arti dari kepemimpinan tersebut. Dari lima peserta yang mencoba menjawab, akhirnya peserta dari Kabupaten Ngawi bernama Faisal, yang mendekati jawaban yang benar. Menurut Menegpora, sebelum menjadi seorang pemimpin, setiap individu harus memahami betul apa arti dari kata kepemimpinan tersebut, yakni menanamkan pengaruh ketauladanan terhadap masyarakat atau kelompok yang dipimpinnya. "Seorang pemimpin yang sukses dan menjadi orang besar, adalah seorang pemimpin yang mampu menjadi panutan dan disegani oleh kelompok yang dipimpinnya, dan bukan malah sebaliknya akan dijauhi oleh kelompoknya karena menakuti-nakuti," papar Menegpora. Menegpora juga mengingatkan, bahwa krisis kepemimpinan yang terjadi saat ini akibat tidak adanya saling menghargai, yang berakibat terjadinya sejumlah peristiwa anarkis karena mereka akan memprovokasi kelompoknya, apabila dirinya kalah dalam suatu pemilihan. "Kalau kita kalah, ya sudah. Jangan lantas tidaik puas dan merusak. Saya justru salut pada Jakarta, dimana calon yang kalah memberikan selamat kepada calon pemimpin yang menang," papamya. Sementara itu Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Prof DR dr H. Azrul Azwar, MPH, mengharapkan Gerakan Pramuka dapat mengorbitkan pemimpin-pemimpin yang dikenal oleh semua kalangan, baik dalam segi karakternya maupun dalam etika akhlak dan berbudi pekerti luhur. LPK Nasional yang pada 13-20 April 2008 tersebut, diikuti peserta dari 32 provinsi. Adapun tujuannya adalah untuk mempersiapkan kader pemimpin dan pimpinan Gerakan Pramuka sekaligus kader-kader pemimpin bangsa. Metoda LPK Nasional ini menerapkan proses pembelajaran diri interaktif progresif dan andragogi di dalam ruangan maupun di alam terbuka dalam bentuk dialog, dinamika kelompok, diskusi panel, lokakarya, studi kasus dan outdoor management training. Untuk pamaterinya berasal dari dalam lingkungan Gerakan Pramuka serta unsur praktisi dan cendikiawan lainnya. (bar) |
| < Prev | Next > |
|---|






