PEMBINAAN SAKA PRAMUKA PERLU DI REVITALISASI Print E-mail
Posting by Rahman   
Tuesday, 22 May 2007

SIARAN PERS No. 35/HK-V/2007

ImageSatuan Karya Pramuka yang disingkat SAKA merupakan bagian dari pendidikan Gerakan Pramuka yang tugasnya adalah sebagai wadah pembinaan kaum muda untuk meningkatkan minat kaum muda akan pengetahuan dan kemampuan dalam bidang tertentu, seperti pertanian, kesehatan, kedirgantaraan, kebaharian, kehutanan, dan lain sebagainya. Melalui kegiatan kesakaan ini, diharapkan para peserta didik dapat membangun dirinya dalam mengembangkan IPTEK, keterampilan serta kecakapan yang kelak dapat menjadi bekal hidup anggotanya.

Sejalan dengan Revitalisasi Gerakan Pramuka, SAKA juga harus berbenah diri dan merevitalisasi kegiatannya. Apakah selama ini kegiatan kesakaan telah sesuai dengan yang diharapkan organisasi dan kaum muda itu sendiri. Tak kalah pentingnya, penanganan kegiatan Satuan Karya Pramuka perlu ditangani secara serius oleh pengurusnya, karena disinilah anggota muda Gerakan Pramuka (anggota Pramuka Penegak dan Pandega-red) menempa diri untuk mendapatkan skill tertentu sesuai minat yang menjadi pilihannya.

Hal ini terungkap ketika Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Prof. DR. H. Azrul Azwar, MPH di dampingi Waka Kwarnas, Endy R. Atmasulistya, Sesjen Kwarnas, Joedyaningsih dan Ketua Pimpinan Saka Wanabakti, Wahjudi Wardojo menyampaikan paparan tentang pokok-pokok Revitalisasi Gerakan Pramuka. Dalam pertemuan yang bertajuk Rapat Koordinasi Pimpinan Satuan Karya Pramuka yang dihadiri ke-7 SAKA, yaitu Saka Taruna Bumi, Bakti Husada, Wanabakti, Bhayangkara, Bahari, Dirgantara dan Saka Kencana pada tanggal 15 Mei 2007 di ruang Sonokeling, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Kwartir Nasional memandang perlu untuk membangkitkan kembali pembinaan kesakaan dengan merevitalisasi berbagai aspek pembinaan, sehingga minat kaum muda Gerakan Pramuka tumbuh seperti yang pernah dilakukan sebelumnya.

Kegiatan rutin yang digelar 2 bulanan ini, dalam rangka konsolidasi antar Satuan Karya untuk meningkatkan kinerja masing-masing, sekaligus ajang pertukaran informasi antara Kwarnas dan Pimpinan Saka Tingkat Nasional agar kegiatannya dapat lebih terkoordinasi.

Dalam kesempatan tersebut, Kak Azrul menegaskan bahwa Gerakan Pramuka termasuk Saka di dalamnya perlu direvitalisasi agar dapat aktif kembali menerapkan pendidikan kepramukaan, sehingga dapat menangkal dan menyelesaikan berbagai masalah kaum muda dengan melaksanakan kegiatan yang menarik, menantang dan menyenangkan. Pembinaan yang dilakukan di alam terbuka tentunya tidak lepas dari prinsip dasar kepramukaan dan metode kepramukaan yang baik dan benar, sehingga dapat diterima dan menarik minat kaum muda untuk ikut di dalamnya.

Revitalisasi Saka merupakan keharusan, lanjut Kak Azrul dengan cara berberdayakan organisasi, menajemen, sarana dan prasarana serta dukungan dana. Pembinaannya Saka itu sendiri dilakukan secara sistematis, berkelanjutan dan terencana untuk lebih meningkatkan peran, fungsi dan tugasnya yang nantinya dapat memperkokoh eksistensi Gerakan Pramuka.

Acara yang penuh persaudaraan ini ditutup dengan penyampaian informasi kegiatan Perkemahan Bakti (Perti) Tarunabumi yang akan diselenggarakan pada tanggal 9 – 15 Agustus 2007 di Cibubur dan Perti Saka Wanabakti yang direncanakan digelar pada pertengahan Desember 2007 di Bumi Perkemahan Pramuka, Cibubur.

Last Updated ( Tuesday, 22 May 2007 )
 
< Prev   Next >
 
Member Online
No Users Online
 
 Top
WOSM
Asia-Pacific Region
Pramuka
HIPPRADA
Scout Fellowship