Jenazah Pungkas Tri Baruno Print E-mail
Posting by Irwan Riduan   
Friday, 11 July 2008
JAKARTA, KAMIS - Jenazah Pungkas Tri Baruno (20), mahasiswa Universitas Mercu Buana, Jakarta, hingga Kamis pagi belum dapat diturunkan dari kawasan puncak McKinley, Alaska, yang berada pada ketinggian sekitar 5.000 meter dari permukaan laut, karena cuaca buruk.

Pungkas Tri Baruno, anggota pramuka yang tergabung dalam tim pendaki puncak McKinley, tewas hari Selasa (8/7) siang dalam perjalanan turun setelah menancapkan bendera Merah Putih di puncak gunung itu.

"Sampai tadi pagi saya mendapat informasi jenazah belum dapat diturunkan karena cuaca buruk," kata Menlu Hassan Wirajuda di Gedung Pancasila, Jakarta, saat diminta konfirmasinya mengenai pemulangan jenazah Pungkas.

Namun, kata Hassan, Deplu RI melalui KJRI San Fransisco terus mengupayakan pemulangan jenazah secepatnya. Hari Rabu, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) San Fransisco mengonfirmasi kebenaran berita meninggalnya Pungkas Tri Baruno yang merupakan Penegak Laksana, satu dari empat anggota Tim Ekspedisi Tunas Indonesia dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.

Konfirmasi meninggalnya Pungkas diterima dari Park Rangers dan pihak swasta penyedia jasa pemandu pendakian gunung. Pungkas tewas Senin (7/7) malam sekitar pukul 09.40 waktu Alaska atau 12.40 WIB, disaksikan pemandu jasa pendakian dan anggota tim.

Sebelum turun dari puncak McKinley, Pungkas berhasil menancapkan bendera Merah Putih. Namun, dalam perjalanan turun dia mengeluh pusing sebelum tidak sadarkan diri. Upaya pemberian pertolongan pertama melalui bantuan napas buatan tidak berhasil menyadarkannya. Upaya pemindahan jenazah dari lokasi kejadian, baik melalui prosedur biasa (jalan darat) maupun helikopter, sulit dilakukan karena buruknya cuaca. KJRI San Fransisco telah mengoordinasikan langkah pemindahan guna membawa jenazah ke base camp terdekat di Talkeetna yang berjarak 2 jam dari kota Anchorage.

Di Talkeetna, jenazah akan disemayamkan dan divisum tim dokter untuk memastikan penyebab kematiannya. Untuk membantu proses pemulangan jenazah ke Indonesia, KJRI San Fransisco telah mengirimkan pejabat konsuler. Dalam proses pemulangan, KJRI San Francisco mendapat bantuan dari komunitas Indonesia di Alaska.

IMA Kompas.com
Sumber : Antara

Last Updated ( Friday, 18 July 2008 )
 
< Prev   Next >
 
Member Online
No Users Online
 
 Top
WOSM
Asia-Pacific Region
Pramuka
HIPPRADA
Scout Fellowship