| HIPPRADA bantu 50 anak putus sekolah |
|
|
| Posting by Administrator | |
| Monday, 06 August 2007 | |
|
JAKARTA —Dengan berbagai aktivitas, pada akhirnya kiprah Himpunan Pandu dan Pramuka Wreda (HIPPRADA) kian dirasakan manfaatnya oleh berbagai lapisan masyarakat. Sebab, institusi ini kini lebih dinamis. Mereka menggarap karya yang berkait dengan generasi muda justru karena merasa bertanggungjawab terhadap pemberayaan terhadap pemberdayaan manusia dan pengentasan kemiskinan. Kini organisasi yang dipimpin oleh Prof DR Haryono Suyono itu, telah selesai melakukan inventarisasi 50 anak putus sekolah SMP maupun SMA untuk dibina dan di arahkan sehingga mendapatkan layanan sekolah seperti layaknya anak-anak lain. "Kami (HIPPRADA) sudah selesai mendata anak-anak putus sekolah di lingkungan Jakarta, dan nantinya mereka akan diberdayakan dengan bekal ketrampilan selanjutnya magang kerja," ujar Ketua I HIPPRADA Sudarmadi, kepada wartawan di Jakarta, Kamis (2/8). Sudarmadi didampingi pengurus pusat HIPPRADA Ketua Loet Affandi, Sekjen Ishak Latunconsina, dan Humas Mulyono. Kesempatan ini juga digunakan dalam rangka Hari Ulang Tahun HIPPRADA sekaligus 100 tahun gerakan kepanduan dunia. Dijelaskan, HIPPRADA mencanangkan program berbasis masyarakat. anak-anak dan remaja putus sekolah akan diberikan pembinaan oleh HIPPRAD, begitu pula kegiatan sosial lainnya yang dipermulakan untuk usia lanjut. Gerakan-gerakan yang melibatkan masyarakat di luar sekolah formal, sebelumnya sudah dilakukan di Subang Jawa Barat, dan Semarang Jawa Tengah. "Di Jawa Tengah, Walikota dan ketua DPRD-nya kompak untuk sama-sama berkiprah di HIPPRADA selain tugas-tugas sehari sebagai walikota dan ketua DPR," ujar Mulyono. Untuk selanjutnya, kata Mulyono, melalui ketua umum HIPPRADA DR Haryono Suyono akan keliling melalui stasiun TV dalam menyampaikan misi-visi HIPPRADA untuk pembangunan dan kemanusiaan. (fur) |
| < Prev | Next > |
|---|


Harian Terbit, Jum'at, 3 Agustus 2007



