Pengabdian Pada Masyarakat Gudep Yogyakarta 1505 dan 1506 UGM Print E-mail
Posting by Muhammad Mulyadi   
Saturday, 05 May 2007

Dalam rangka meningkatkan potensi ekonomi masyarakat Dusun Ngroto, Pendoworejo, Kulon Progo, Yogyakarta, Pramuka UGM mengadakan kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (PM) tahun 2007. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari ini (26-30/04) diikuti oleh sekitar dua puluh lima anggota Pramuka UGM puluhan warga setempat.

Tema yang diangkat pada kegiatan yang diketuai oleh Kakak Koswala Mahayana, D ini adalah“Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Berbasis Pertanian” yang dibagi ke dalam 3 bentuk kegiatan besar, yaitu giat fisik dan non-fisik, kesehatan, serta giat Kepramukaan. Giat fisik terdiri dari bersih-bersih Masjid Al Muttaqien dan melanjutkan pembuatan jalan setapak. Giat non-fisik terdiri dari penyuluhan pupuk kompos dan pemasaran hasil pertanian, keterampilan mengola bahan makanan, lomba anak, serta pengajian sore hari. Sedangkan pelayanan kesehatan terdiri dari kesehatan gigi dan kesehatan umum. Sementara giat Kepramukaan terdiri dari hiking untuk Penggalang serta kegiatan bina satuan di SD Mejing 1.

Giat fisik membersihkan Masjid Al Muttaqien sengaja dijadikan salah satu target operasi karena kondisi Masjid yang memrihatinkan. Dinding yang kotor dan rumput yang tinggi menunjukkan tidak terawatnya fasilitas publik ini. Sementara pembuatan jalan setapak hanya dengan melanjutkan kegiatan masyarakat setempat yang memang sudah lama dilakukan, namun tak kunjung usai. Penyuluhan pupuk kompos dan pemasaran terkait pengoptimalan hasil pertanian terutama singkong dalam hal pengelolaan serta pemasarannya. Para warga diajarkan langsung oleh Bapak Suprapto-salah satu praktisi petani yang bermukim di Godean. Mereka diajarkan mulai dari pemberian pupuk hingga kreativitas pengelolaannya menjadi bahan pangan yang bernilai ekonomi tinggi. Sementara keterampilan makanan diisi oleh tim Tela-Tela yang memberikan materi bagaimana membuat nugget dengan bahan dasar singkong. Dalam prktiknya, tim Tel-Tela langsung mendemokan cara masaknya di depan ibu-ibu dan remaja putri di sana. Selain itu kegiatan lomba anak dan pengajian sore ditujukan untuk mengaktifkan kembali pengajian anak-anak yang sempat ada beberapa tahun lalu. Dengan harapan dinamika pendidikan non-formal di Masjid dapat berlangsung kembali. Hal ini secara tidak langsung dapat membantu perawatan Masjid itu sendiri.

Giat pelayanan kesehatan masyarakat bekerja sama dengan salah satu alumni Pramuka UGM, drg. Laelia Anggraeni serta Kwartir Daerah Yogyakarta dalam pengadaan tenaga medis dan obat-obatan. Kegiatan yang berlangsung pada hari keempat ini melayani pemeriksaan kesehatan umum serta kesehatan gigi dan mulut. Terbukti sekitar hampir tiga puluh warga berpartisipasi dalam kegiatan ini. Sementara kegiatan hiking dan bina satuan di SD Mejing ditujukan untuk mengaktifkan kembali proses pembinaan Pramuka di sana. Dari dua SD yang ada di desa tersebut, hanya SD Mejing yang memiliki kegiatan Pramuka. Dua kegiatan ini diharapkan mampu memberikan semangat baru baik bagi guru-guru maupun anak muridnya. Giat Pramuka ini sendiri dilakukan secara penuh oleh Pramuka UGM selaku panitia.

“Kegiatan semacam ini penting untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan serta kepedulian kepada masyarakat. Semoga kegiatan yang dilakukan oleh Pramuka UGM ini dapat diikuti oleh organisasi kepemudaan lainnya di masa yang akan datang,” ujar Bapak Dr. Chairil Anwar selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Gadjah Mada ketika menjadi Pembina Upacara Pembukaan pada Rabu sore lalu (25/04). (ikie)

Last Updated ( Tuesday, 08 May 2007 )
 
< Prev   Next >
 
Member Online
No Users Online
 
 Top
WOSM
Asia-Pacific Region
Pramuka
HIPPRADA
Scout Fellowship