| Kwarda Pramuka Kalteng Tinjau Lokasi Buper |
|
|
| Posting by Rahman | |
| Tuesday, 15 May 2007 | |
|
Harian Pelita, Selesa, 15 Mei 2007 Muara Teweh, Pelita Kedatangan kami di bumi perkemahan ini guna melihat secara langsung persiapan panitia di daerah ini terutama dalam pembangunan sarana dan prasarana penunjang, kata Wakil Ketua Kwarda XV Pramuka Kalteng, Drs Bambang Mantikey MSc ketika berada di lokasi, Sabtu kemarin (12/5). Dalam kunjungan para pengurus Kwarda Pramuka Kalteng itu didampingi sebanyak sembilan orang ke lokasi buper seperti Sekda Pemkab Barut Drs H Sapto Nugroho MM dan Ketua Kwarcab Barut Drs H Asran MM, Kepala Dinas PU Ir Helmi dan Kabag Humas H Ferry Kusmiadi MM serta Kabid Bina Marga Dinas PU Shalahuddin ST MT, Kasi Pemiliharaan Jalan dan Jembatan Yaser Arafat ST, MT serta Kabid Cifta Karya Ir M Hanafi. Hasil peninjauan ini nantinya sebagai bahan untuk dibawa pada rapat kerja (Raker) Pramuka se Kalteng di Palangka Raya yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat, Pada raker itu juga akan dibahas rencana kegiatan sekaligus konfirmasi jadwal pelaksanaan mengenai skedul Gubernur Kalteng, sehingga Gubernur dapat meresmikan bumi perkemahan ini, jelasnya. Sementara, Sekda Barut Drs H Sapto Nugroho MM mengatakan, sangat berterima kasih kepada pengurus Kwarda Kalteng yang bisa langsung turun kelapangan meninjau ke lokasi pembangunan persiapan penunjang Buper yang ada di di Desa Trahean ini. Mudah-mudahan semua pekerjaan ditergetkan rampung paling lambat akhir Juli mendatang, lokasi Buper ini siap menampung 3.000 peserta baik dari kabupaten Barut sebagai tuan rumah maupun seluruh kabupaten/kota lainnya di Kalteng, ujar Sekda. Menurut Sapto pada puncak kegiatan Kemah Bhakti Pramuka nanti, Gubernur Kalteng akan meresmikan kawasan Buper yang refresentatif ini dengan fasilitas termegah karena dibangun secara permanen, kawasan Buper ini akan diberi nama dengan dipilih salah satu nama yakni Tiunggomba, Batu Jambe dan Kakah Kado. Dalam pembukaan nanti akan dimeriahkan seribu orang penari dari sejumlah sekolah di daerah ini, katanya yang didampingi Ketua Kwarcab Barut Drs H Asran MM. Usai pembukaan Kemah Bhakti nanti Gubernur Kalteng akan menebar 10 ribu bibit ikan di Dam Trahean dan penyiapan ratusan ekor ikan siap panen untuk kebutuhan para peserta yang datang dari berbagai kabupaten/kota. Selain itu di kawasan bumi perkemahan ini juga akan ditanami sejumlah pohon langka khas Kabupaten Barut serta tanaman khas lainnya dari setiap kabupaten/kota, Jadi setiap kabupaten nanti akan menanam pohon langka khas daerah setempat di lokasi ini, tegasnya. Masih menurut Sapto, bumi perkemahan ini kedepannya diprogramkan sebagai kawasan objek wisata, baik wisata domestik maupun mancanegara karena lokasinya berada dekat pinggiran bendungan Dam Traheran dan hutan, dengan mengutamakan keaslian alamnya, apalagi lokasi perkemahan ini dekat dengan kota Muara Teweh sehingga mudah untuk dijangkau para pengunjung. Bisa saja nantinya dibangun tempat peristirahatan (cottage) para pengungjung di sekeliling Dam Trahean dan dilengkapi wisata air seperti Jet Sky atau alat pendayung lainnya, pungkas Sekda. (arf) |
|
| Last Updated ( Tuesday, 15 May 2007 ) |
| < Prev | Next > |
|---|






