| |
|
Statistics |
Members: 106
News: 679
Web Links: 26
Visitors: 2019637
|
|
Permainan Kepramukaan
|
Posting by Administrator
|
|
Thursday, 01 February 2007 |
|
Seorang siaga, memakai topi (tanda lain) yang putih. la disuruh pergi ke lapangan atau tempat yang memberi perlindungan baik, misalnya semak-semak, pohon-pohon dan lain sebagainya. |
|
Read more...
|
|
|
Posting by Administrator
|
|
Thursday, 01 February 2007 |
|
Tiap zib mempunyai nomor yang bersamaan dengan Srigala yang telah ditentukan sebelumnya Zib-zib maju dalam satu barisan melalui jalan yang telah ditentukan. Tiap-tiap zib mempunyai sesuatu yang aneh pada pakaiannya, atau memakai sesuatu yang luar biasa. Srigala bersembunyi sepanjang jalan yang telah ditentukan tadi sebelum zib-zib lalu. |
|
Read more...
|
|
|
Posting by Administrator
|
|
Thursday, 01 February 2007 |
|
Siaga-siaga tersebut di lapangan. Pada suatu tanda mereka harus bersembunyi sebelum 10 hitungan. Mereka yang masih kelihatan dipanggil namanya dan haruslah keluar. |
|
Read more...
|
|
|
Posting by Administrator
|
|
Thursday, 01 February 2007 |
|
Permainan baik dimainkan di lapangan yang luas. Tiga siaga pegang peranan sebagai Mowgli, Baloo, dan Bagheera, sedang berburu di rimba (lingkaran besar). Sisa anggota perindukan adalah Bandarlog, dengan dasinya sebagai ekor mengelilingi lingkaran tersebut. Mereka mencoba menangkap Mowgli untuk dibawa ke guanya, tempat yang telah ditandai ± 100 meter jauhnya. |
|
Read more...
|
|
|
Posting by Administrator
|
|
Thursday, 01 February 2007 |
|
Tiap Tama adalah tukang obat, yang mencoba menyembuhkan Lurah desa dengan daya upaya tumbuh-tumbuhan yang sakti, yang tumbuh di hutan. Diperlihatkan setangkai bunga yang asir/g dan tidak dikenal namanya oleh siaga-siaga; dilukiskannya kepada barung dan disuruhnya mereka pergi untuk mencarikannya. Untuk memeriahkan sebaiknya sebagian anggota perindukan adalah binatang-binatang buas yang menyerang mereka. Barung yang pertama menemukan dan membawa bunga sakti itulah yang menang. |
|
Read more...
|
|
|
Posting by Administrator
|
|
Thursday, 01 February 2007 |
|
Ceritera tentang "Masuk kedalam Rimba" (Buku: anak didikan Rimba) telah dibacakan kepada anggota perindukan, siaga. Yang selanjutnya dibagi dalam dua bagian. Sebagian dengan dasi pada kepalanya menggambarkan Buldoo dan penduduk-penduduk desa dengan Messua; lainnya menggambarkan Mowgli dan Marga Zib Sconce yang memakai dasinya sebagai ekornya. Suatu pohon lainnya telah ditentukan oleh kedua fihak untuk menggambarkan Khaniwara, dimana berdiam orang-orang asing. Kedua golongan bergerak ke macam-macam jurusan sampai pembina memberi tanda, Buldoo dan penduduk-penduduk desa berhenti; tempat berhenti adalah "desa". |
|
Read more...
|
|
|
Posting by Administrator
|
|
Thursday, 01 February 2007 |
|
Dibuat suatu jalan dengan daun-daun kering dan tangkai-tangkai, dan lain sebagainya disebarkan sepanjang jalan tersebut. Semua barung kecuali satu duduk dalam 2 barisan membelakangi jalan dan satu sama lain. Barung yang tidak turut duduk, seorang demi seorang mencoba berjalan melalui jalan tadi sejauh mungkin tanpa terdengar. Kalau lain-lainnya mendengar suara, mereka mendesus-desus atau bersiul. Yang terjauh jalannya, tempatnya diberi tanda dengan dasi. Kemudian tiap barung dapat gilirannya. |
|
Read more...
|
|
|
Posting by Administrator
|
|
Thursday, 01 February 2007 |
|
Dua "rumah" di sebelah menyebelah ruang yang luas, kelinci-kelinci menunggu dalam salah satu diantaranya. Ada seorang pemburu dan dua atau tiga anjing-anjingnya, yang memakai dasi pada kepala untuk membedakan mereka, Kelinci-kelinci lari menyeberang dan mencoba untuk mencapai rumah lainnya tanpa ditangkap oleh pemburu dan anjing-anjingnya. |
|
Read more...
|
|
|
Posting by Administrator
|
|
Thursday, 01 February 2007 |
|
Seorang siaga jadi pemburu dan bersenjata bola tenis. Lain-lainnya mengikat dasi pada ikat pinggang untuk memperlihatkan bahwa mereka adalah binatang-binatang buruan dan berkeliaran di "hutan". Pemburu membunuhnya dengan melemparkan bola tersebut ke bawah lutut. Kalau seorang siaga kena lemparan bola, jadilah ia seorang pemburu juga, dan dipakailah dasinya seperti biasa lagi, kemudian membantu pemburu yang pertama. Binatang yang tinggal sendiri menang. |
|
Read more...
|
|
|
Posting by Administrator
|
|
Thursday, 01 February 2007 |
|
Dua burung Rajawali, jantan dan betina diberi waktu untuk pergi dan meletakkan 2 telur (dasinya) yang harus kelihatan dan tanpa kena tanah. Pemburu-pemburu diambil satu per satu. Rajawali diperkenankan membujuk pemburu-pemburu pergi dari sarang, tetapi harus melalui sarangnya sedikit-dikitnya tiap-tiap 2 menit. Hanya kalau kedua telur sudah hilang, Rajawall dapat membunuh pemburu-pemburu dengan jalan mencocok mata mereka (pita putih di pinggang), sebaliknya setelah telur-telur hilang. Rajawali meninggalkan sarang dan dapat dibunuh pula oleh pemburu-pemburu dengan mencabut bulu ekornya (jantan, pita hijau: betina, kuning). |
|
Read more...
|
|
| << Start < Prev 1 2 Next > End >>
| | Results 1 - 10 of 19 |
|
|
|
|
|
|
| |
|
Member Online |
|
No Users Online |
|
|
|